News and Article

News

Memilih Rumah Tipe Sederhana, bernilai lebih-kah?

Memilih Rumah Tipe Sederhana, bernilai lebih-kah?
March 21, 2019 | Art-Mkt

Rumah dengan luas bangunan dibawah 70 meter persegi termasuk rumah sederhana. Rumah tipe 47 misalnya, biasanya terdiri dari dua kamar tidur, satu kamar mandi, satu ruang makan, dan satu ruang keluarga dengan dapur berada di luar bangunan utama.

Saat rumah dengan lahan terbatas menjadi pilihan, lantas nilai lebih apakah yang didapatkan oleh pembeli dibanding  dengan rumah yang lebih luas. Kemudian hal apa sajakah yang dapat dioptimalkan pada luas bangunan yang terbatas ini.

Gambar 1.1 Denah rumah Jingga Residence Tipe 47/108

 

Rumah dengan luas bangunan terbatas ternyata dapat memberikan nilai lebih diantaranya:

1. Perawatan yang mudah

Rumah yang tidak begitu luas membutuhkan perawatan yang minim baik dari perawatan sehari-hari hingga perawatan interior ataupun eksterior yang perlu dilakukan secara berkala.

Penghuni akan banyak menghemat baik dari segi keuangan, tenaga, maupun waktu yang bisa dialokasikan ke hal lain seperti untuk keluarga, bisnis, atapun ke pekerjaan dibanding dihabiskan untuk merawat rumah tinggal.

Selain luas yang tidak terlalu besar, rumah dengan spesifikasi bangunan yang bagus; baik eksterior maupun interior nya; akan membuat rumah lebih tahan lama.

Sebelum anda membeli rumah, cek dan pastikan spesifikasi teknis tersebut apakah telah sesuai dengan yang ditawarkan.

2. Tantangan dalam memilih interior

Bagi anda yang menyukai dan ingin memilih/mendesain sendiri interior rumah pribadinya, maka rumah dengan luasan tidak terlalu besar memberikan  tantangan tersendiri.

Interior yang dipilih harus dapat memenuhi fungsi efisiensi ruangan sekaligus tema desain yang diinginkan. Tidak semua interior berukuran kecil dapat mengakomodasi kebutuhan tersebut.

Bisa saja interior dengan ukuran besar dipilih untuk ditempatkan diruang kecil asalkan masih memenuhi efisiensi ruangan dan juga estetika, senada dengan tema yang ingin ditampilkan namun tanpa mebuat ruangan menjadi terlihat penuh sesak.

3. Harga yang lebih  murah

Luas bangunan memang menjadi pertimbangan pada harga rumah. Disuatu kawasan yang sama, umumnya rumah dengan luas bangunan lebih besar akan lebih mahal harganya.

Dengan menghemat pengeluaran dalam membeli rumah anda dapat mengalokasikan kelebihan dana ke area lain yang seringkali dibutuhkan saat membeli rumah terutama rumah pertama seperti misalnya membenahi sumber air, memasang sambungan telepon, mengisi furniture dan lain sebagainya.

Tanyakan kepada penjual rumah/developer akan promo yang sedang berlangsung.

4. Menghemat Sumber Daya dengan Compact Living

Compact Living dapat diartikan sebagai komposisi akan hanya hal-hal penting dalam hidup kita. Pemilihan akan gaya dan cara hidup didasarkan pada hal hal yang  memang penting dan dibutuhkan bagi hidup yang sehat.

Kebutuhan akan ruang pasti berbeda-beda bagi setiap pemilik rumah. Dalam hal ini compact living diimplementasikan melalui rumah dengan compact design yakni mengedepankan multifungsi, kebutuhan, dan efisiensi dalam memanfaatkan dan membuat ruangan.

Masing-masing ruangan dapat berfungsi bagi dua atau lebih kegiatan. Misalnya saja bagi penghuni yang membutuhkan ruang kerja namun bukan menjadi sebuah kebutuhan sehari-hari; dan ruang makan dapat dengan mudah dialihfungsikan menjadi ruang bekerja; maka kemudian penghuni dapat mengalihfungsikan ruang makan menjadi ruang kerja saat diperlukan, sehingga tidak perlu lagi menyediakan ruangan khusus bagi ruang kerja.

Misalnya lagi saat ini ketersatuan antara ruang tamu dan ruang keluarga juga menjadi pilihan sehingga dilakukan penghilangan fungsi ruang tamu yang digantikan dengan ruang keluarga atau pun teras sebagai tempat menerima tamu.

Dengan mengadopsi gaya hidup compact living maka penghuni selain melakukan penghematan finansial juga ikut menghemat energi dan sumber daya khususnya sumber daya tanah dan ruang yang terbatas demi keberlanjutan sumberdaya/sustainable resources.

Keefektifan dan efisiensi juga menjadi kelebihan dari gaya compact living. Penghuni tidak perlu memikirkan banyak hal karena gaya hidup yang dipilih telah mengedepankan hanya hal hal penting saja yang diterapkan terutama misalnya pada perawatan rumah.

 

Kemudian apa saja yang dapat dioptimalkan dari rumah dengan luas bangunan yang kecil. Berikut beberapa tips yang dapat diadopsi untuk mengoptimalkan rumah sederhana sehingga dapat terasa lebih nyaman dan sesuai dengan kebutuhan penghuni nya.

1. Konsep rumah tumbuh

Untuk menyiasati rumah dengan luas bangunan terbatas, maka dapat diadopsi konsep rumah tumbuh yakni misalnya pondasi disiapkan sesuai dengan rencana pembangunan rumah di kemudian hari, ataupun misalnya menyisakan luas tanah agar apabila dibutuhkan dikemudian hari dapat diperluas bangunannya.

Dengan konsep rumah tumbuh maka rumah dengan luas bangunan terbatas pun masih dapat memenuhi kebutuhan penghuni nya akan ruang hingga bertahun-tahun kedepan.  

Apabila anda membeli perumahan, maka pilihlah developer yang dapat merubah spesifikasi bangunan sesuai dengan kebutuhan.

2. Ruang yang terbuka dan saling terhubung

Kenyamanan pada rumah bertipe kecil dapat ditingkatkan dengan memperhatikan keterbukaan ruang satu dengan yang lainnya.

Adanya bukaan antar ruang menghubungkan ruang satu dengan yang lainnya, sehingga dimensi ruang yang kecil tetap terasa lega, juga memudahkan penghuni nya dalam beraktifitas.

Apabila anda ingin merubah beberapa fungsi ruangan, maka pilihlah developer yang dapat mengubah desain denah rumah sesuai dengan kebutuhan anda.

3. Pembangunan vertikal

Pembangunan ke arah horizontal yang terbatas disiasati dengan pembangunan vertikal yang ditinggikan. Desain pintu dan plafon rumah dapat ditinggikan sehingga menambah kesan lega dan melancarkan sirkulasi udara.

4. Permainan jendela dan kaca

Jendela dengan dimensi besar dapat digunakan untuk membiaskan batas antara indoor dan outdoor sehingga ruang terasa lebih lega. Pemakaian kaca juga dapat ditambahkan di dalam ruangan untuk menambah kesan lega.

5. Hadirkan ruang outdoor

Dengan luas bangunan yang sederhana, maka sisa tanah dapat digunakan sebagai area taman, baik taman di bagian depan ataupun di bagian belakang rumah.

Keberadaan taman selain menjadi sumber cahaya alami dari matahari dan udara yang segar, juga dapat menjadi ruang tambahan untuk bersantai ataupun bercengkerama bersama keluarga atau bahkan sebagai ruang makan outdoor.  Keberadaan taman juga dapat membuat rumah yang kecil terasa lega.

6. Pemilihan Interior

Pemilihan interior juga berperan penting agar rumah terasa lega. Pilihlah interior yang multifungsi tanpa meninggalkan estetika. Warna juga  memegang peranan penting bagaimana agar rumah tidak terlihat monoton namun tetap terlihat luas.

Penempatan interior yang terkesan besar dan ‘berat’ harus ditata sedemikian sehingga tetap apik dan satu tema dengan interior sekelilingnya tanpa membuat ruangan sesak.

 

Jadi, rumah dengan bangunan terbatas bukan sebuah kekurangan namun memiliki potensi tersendiri yang dapat diolah sesuai kebutuhan dan keinginan penghuni nya.